Manokwari, 29 September 2026 — Suasana semarak dan penuh warna menghiasi jalan-jalan Kota Manokwari pada Selasa, 29 September 2026, seiring dengan digelarnya Pawai dan Karnaval dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pekabaran Injil (PI) Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI) yang ke-74. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jemaat dari gereja-gereja GPKAI Se-Kota Manokwari dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan. Pawai dan karnaval dimulai dari Kantor Majelis Daerah Manokwari atau Gereja Kuriakon sebagai titik start, dan berakhir di Cafe Coisi Key, Taman Ria, Manokwari sebagai titik finish. Sepanjang rute pawai, peserta membawa semangat sukacita dan kebanggaan sebagai bagian dari keluarga besar GPKAI. Kegiatan pawai dan karnaval ini diikuti langsung oleh Ketua Majelis Daerah GPKAI Manokwari, Pdt. Charles Tethol, M.Th., serta perwakilan Ketua Majelis Umum GPKAI. Turut hadir dan berpartisipasi Ketua Panitia HUT PI GPKAI Majelis Daerah Manokwari, Bapak Daud Indouw, S.H., serta Anggota DPD RI, Bapak Lamek Dowansiba. Kegiatan ini juga diikuti oleh para hamba Tuhan, di antaranya Bapak Gembala Mayor, beserta seluruh jemaat dari berbagai gereja GPKAI yang berada di wilayah Kota Manokwari. Salah satu daya tarik utama dalam pawai dan karnaval ini adalah penampilan peserta yang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah yang diwakili oleh jemaat-jemaat masing-masing. Keberagaman pakaian adat yang ditampilkan mencerminkan kekayaan budaya yang ada di dalam denominasi GPKAI, sekaligus menjadi simbol persatuan dalam keberagaman di tengah keluarga besar GPKAI Se-Kota Manokwari. Kemeriahan semakin terasa dengan alunan lagu-lagu rohani yang diputar dengan penuh semangat dari setiap kendaraan jemaat yang ikut dalam arak-arakan. Iringan lagu rohani tersebut menghadirkan suasana yang meriah sekaligus penuh nuansa ibadah di sepanjang rute pawai, menarik perhatian dan menjadi kesaksian bagi masyarakat yang menyaksikan jalannya karnaval. Beberapa Majelis Daerah yang berada di wilayah Kota Manokwari juga turut ambil bagian memeriahkan karnaval ini dengan tampilan pakaian adat daerah masing-masing. HUT Pekabaran Injil GPKAI ke-74 ini diperingati sebagai bentuk syukur dan penghormatan atas pengorbanan para misionaris yang telah membawa Injil ke tanah Papua. Dua misionaris, yakni Erikson dan Trit, telah memberikan hidup mereka demi menyebarkan berita Injil, dan kini warisan pelayanan mereka terus hidup dan bertumbuh dalam ribuan jemaat GPKAI yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk di Kota Manokwari. Pawai dan karnaval ini menjadi wujud nyata rasa syukur sekaligus penghormatan kepada para pendahulu yang telah berjuang membawa terang Injil, serta menjadi penyemangat bagi seluruh jemaat untuk terus melanjutkan misi pekabaran Injil di tengah masyarakat. Medkominfo MB 2025–2030